Kita Memang yang Melindungi Noordin M. Top

antimui.wordpress.com

Ratusan massa berkumpul, menyambut dan menjaga ketat pemakaman pelaku pemboman JW Marriot dan Ritz Carlton, Air Setiawan dan Eko Peyang di Dusun Kaliyoso, Karangkung, Kalijambe, Sragen , Jawa Tengah, bak pahlawan pulang dari perang, takbir di pekikkan. Sebuah spanduk hitam menyambut dengan bertuliskan “Selamat datang Pahlawan Islam, Asy-Syahid Air Setiawan, Eko Joko Sarjono. Jihad still continue”.

Inilah gambarannya, dan TV-TV menayangkan semuanya dengan sangat jelas. Apa ini kurang jelas? disatu kita sisi mengecam, disisi lain menyanjung dan mendukung terorist ini. Apa yang kita lakukan terhadap hal semacam ini?terhadap bagian (kelompok) dari kita yang terang-terangan menganggap kelompok terorist ini sebagai pahlawan. kita, dan aprat hanya diam.


Noordin M. Top di cari karena dia adalah pemimpin ideologis, dia yg menyebarkan paham Jihad dengan cara teroris dan pemboman, dan dia terus merekrut pengikutnya untuk menjalankan perintahnya dan melindunginya. Laki-laki, perempuan dan anak-anak, dicemar pemikirannya agar menjadi pengikut setia Noordin.

Kita hanya sibuk mencari Noordin, tapi pengikut-pengikut setianya tetap bebas dan menyebarkan pemahamannya, bebas mendukung aksi Noordin dan pasti juga dengan bebas menyembunyikan Noordin. Seakan Noordin tak perlu susah mencari martir yang mau membom dirinya demi dia di negri ini dan setia melindunginya. Noordin tak perlu susah mencuci otak orang Indonesia satu-satu untuk menjadi pengikutnya, karena sekarang sudah banyak orang Indonesia sendiri yang membantunya menyebarkan pahamnya secara sukarela, maka timbullah multple effect pemikiran Noordin.

Kasus M. Jibril dengan medianya Arrohmah, juga contoh nyata betapa kita membiarkan paham para terorist. Sangat lucu, polisi baru menangkap M. Jibril sekarang dan dengan dakwaan sebagai penyandang dana dari Teroris pula. Padahal sejak dari beberapa tahun lalu M. Jibril dengan medianya Arrohmah telah menghasut umat Islam untuk mengikuti paham teroris melalui website, majalah “Jihadmagz” dan penerbitan buku-buku, mereka dengan terang-terangan mendukung aksi-aksi kekerasan oleh para teroris ini. Arrohmah tak tutup, teman-teman M Jibril yang berideologi sama masih bebas berkeliaran, mereka hanya perlu menunggu waktu yg tepat dan dana yg cukup untuk bangkit kembali, dan penyebaran paham Noordin ini will continue.

Masih banyak lagi kelompok selain kelompok M. Jibril dengan medianya, tapi apakah mereka diamankan? mereka masih bebas mengumandangkan paham mereka dengan gagah berani dan aparatpun cuma melihat saja lalu mendiamkan, maka mandullah usaha kita dan Noordin masih merasa aman hidup di negri ini, dan teroris still continue.

Advertisements

~ by abunaweed on October 31, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: